SELAMAT DATANG DI SITUS BLOG HADZIHI SABILI - JEHADEMUSA

Sabtu, 07 Juni 2008

FPI vs AKKBB

Sahabat, belum lama ini, sebuah email mendarat di layar kaca di depan komputer, tepatnya dihadapan penulis... Berisi sebuah pertanyaan (setelah diedit, disesuaikan dengan kalimat postingan blog JHD) :

PERTANYAAN FULAN :

Assalamu'alaikum, saya ingin mengetahui bagaimana pandangan rekan2 semua terhadap kasus FPI di silang monas? Apakah membela islam atau malah menjatuhkan citra islam?

Syukron..

wassalam..


JAWABAN JHD

Wa'alaikumussalam, kalau pandangan penulis sendiri (secara pribadi) atau mungkin juga ada yang mendukung adalah...

1. Kita tidak bisa memvonis secara jelas, siapakah yang benar, FPI ataukah AKKBB, sebab, kita tidak di TKP saat itu (betul gak ya???)

2. Memang, dalam ilmu investigasi/ intelijen (kata Conan, dan juga dibenarkan oleh rekan2 intelijen di dunia maya), bahwa 75 % info kebenaran ada pada pihak korban, lalu... tentu kita bertanya pada insiden di silang monas itu, siapakah yang jadi korban, FPI-kah atau AKKBB-kah?

3. Perlu juga diketahui di dalam AKKBB, banyak yang berKTP ISLAM, FPI juga demikian... seluruhnya ber-KTP ISLAM.. Jadi, dari dalam keduanya ada saudara-saudara kita yang telah melafazkan syahadatain...

4. Nah, yang terakhir, kita tidak usah terpancing dengan pemberitaan media massa yang sering tidak berpihak pada dunia ISLAM (ini sudah terbukti sejak ratusan bahkan puluhan tahun terakhir)...

5. Satu hal yang perlu kita catat adalah : LIHAT TRACK RECORD kedua organisasi itu selama ini...!!! Lihat track record AKKBB selama ini yang nota bene menentang pembubaran ahmadiyah, saat ini mengusulkan pembubaran FPI, bahkan ada sebagian dari pendukung organisasi tersebut mengusulkan pembubaran beberapa ormas2 yang mendukung tegaknya syari'at ISLAM dengan alasan bahwa SYARI'AT ISLAM akan memecah belah umat di Nusantara, bahkan beberapa orang yang mendukung AKKBB pernah bercita-cita untuk membubarkan MUI..... Kemudian liat juga track record FPI selama ini.... (silakan searching aja di google...)

6. LALU, kenapa insiden MONAS terjadi?
Kemungkinan (menurut hemat penulis, ci ileeee... pake hemat2 segala. BOROS tahu!), pada perstiwa itu ada provokator utama. Caranya adalah mereka (provokator) menyusup ke dalam organisasi "secara tak terdeteksi dini", hmmm ini istilah intelijen lho! Maka berhati-hatilah bagi kita yang memiliki organisasi, boleh jadi ada penyusup dan ingin mengutak-atik perjuangan dakwah kita ke depan...

7. Yang paling perlu lagi diingat adalah : "kita di sini" tidak usah terprovokasi. Betul gak, mending kita ngurus akademik dan kegiatan dakwah kampus kita dulu.... yukkk. Atau mungkin masih ada yang lebih prioritas dikerjain ketimbang menginvestigasi insiden monas, FPI dan AKKBB..

Syukran, mohon maaf bila ada yang kurang sepakat...
Sekian dulu ya Fulan... (JHD, 07/06-08)

Tidak ada komentar:

8 Tulisan Populer Pekan Ini