Catatan Sahabat
Dagdigdug, itu katanya. Ketika saat-saat ia ta'aruf, bertemu langsung dengan salah seorang akhawat sekampusnya di Padang (berempat orang, di bawah pendampingan Murabbi dan istri Murabbinya), seorang akhawat yang akan ia khitbah dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi, mungkin tahun ini, beberapa bulan lagi, kawan!
Dagdigdug ia rasa, ketika itu aku 'kebetulan' menelfonnya dari Jambi, ia bicara denganku dengan suara kurang stabil, bahkan terucap kata kurang pede seolah cemas 'ditolak', tidak seperti aku mengenal suaranya selama ini sebagai seorang yang fasih berceramah di mimbar masjid, berkampanye tentang pembangunan peradaban. Menurutku, wajarlah. Ustadz juga manusia, sobatku itu lho!
Lalu aku mengatakan setelah itu dalam batin, siapakah yang 'berani' menolak lamaranmu, akhi? Menolak surga dan segudang tarbiyah surgawi bersamamu? Hmmm... Insyaallah yakinlah, perjuangan antum akan dimudahkan, dan aku menginginkan agenda bersejarah antum itu SEGERA. *buliah wak 'rihlah setengah' basamo kawan-kawan baliak.
Catatan untukmu sobat, biar dunia tahu bahwa kita (pernah) seperGuruan. Sedikit tidaknya, aku kelak tertular juga pesonamu dan keberhasilanmu, hahaha... *jujur, aku juga ingin*
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
8 Tulisan Populer Pekan Ini
-
Saya yakin banyak di antara kita yang menyukai murattal. Irama yang mudah diikuti. Tidak terlalu cepat dan tidak terlalu lambat. Bacaan ini...
-
Saya akan mencoba menjelaskan perbedaan antara AUDITEE, GUIDE, AUDIT TEAM dan OBSERVER di dalam dunia audit sistem manajemen. AUDIT...
-
Jika sebuah judul sebuah tulisan berbentuk kalimat tanya maka otomatis isi tulisannya adalah memberi jawaban. Ini tentang pilihan antara ...
-
Ditulis oleh Rully Fatriani, Mahasiswa Prodi S2 Ilmu Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Inisiasi Menyusu Dini atau I...
-
Akhir tahun 2017, saya bersama isteri telah mencoba membuka beberapa grup diskusi dalam jaringan whatsapp (WA). Beberapa praktisi dan ak...
-
Suatu hari di sudut taman sepi, aku bertanya pada si kalbu, sudikah engkau bersusah payah mengikuti jejak nurani? Ia menjawab dengan beri...
-
… Somewhere between your heart and mine There’s a window that I can’t see trough There’s a wall so high, it reaches the sky Somewhere betwee...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar