SELAMAT DATANG DI SITUS BLOG HADZIHI SABILI - JEHADEMUSA

Senin, 25 Januari 2016

Tilawah adalah Aktivitas Utama, Jangan Abaikan

Seorang kader dakwah harus memiliki kekuatan hubungan dengan kitabullah (Al Quran) dan juga kekuatan hubungan dengan masjid, shalatnya dan qiyamullail. Hendaknya ia juga tidak lalai dengan dzikir-dzikir rutin baik di pagi maupun petang bahkan di seluruh aktivitasnya. Begitulah Imam Syahid Hasan Al Banna mewasiatkan kepada kami.

Ketika diri telah berkomitmen untuk menjadi da'i maka kompetensi-kompetensi seperti disebutkan di atas harus dimiliki. Jangan mengaku sebagai kader dakwah apabila masih lalai dalam urusannya dengan kitabullah. Jika tilawah saja tidak pernah atau jarang, karena malas. Bagaimana mungkin bisa mengubah keadaaan umat ini?

Kedekatan dengan kitabullah harus menjadi perhatian setiap lembaga yang berafiliasi terhadap dakwah Islam. Jangan sampai ada anggapan atau berpikir bahwa tilawah, termasuk membaguskan tilawah (Tahsin) adalah program pendukung saja di dalam aktivitas keseharian kader dakwah. Jangan! Ini harus menjadi aktivitas utama sebelum memulai aktivitas-aktivitas lainnya. Tilawah adalah sumber energi kader dakwah. Kesibukan seorang kader dakwah akan diakui di hadapan Allah apabila ia juga tidak lalai dengan kitabullah.

Saya pernah melihat dari dekat ada kader dakwah (baca: ngakunya kader dakwah) yang begitu sibuknya mempersiapkan agenda dakwah sejak pagi hari. Namun saya ia mengabaikan tilawahnya. Alasannya sibuk, belum sempat. Astaghfirullah. Ini kader dakwah apa bukan ya?

Semoga kita senantiasa terbimbing oleh Allah dan dimudahkan dalam tilawah Al Quran. Amin.

Tidak ada komentar:

8 Tulisan Populer Pekan Ini