SELAMAT DATANG DI SITUS BLOG HADZIHI SABILI - JEHADEMUSA

Minggu, 24 Mei 2015

Kita Dahulu Satu Perahu

Kita dahulu satu perahu, berlayar bersama menuju cita-cita agung.

Kita dahulu satu perahu, terikat dalam keadaan serba pas-pasan untuk berjuang.

Kita dahulu satu perahu, menangis bersama dalam mengingat kelalaian diri.

Kita dahulu satu perahu, mencari hakikat kemenangan meski dalam balutan derita pengorbanan.

Kita dahulu satu perahu, tiada pernah peduli cibiran orang yang mencibir, tetap bersama satu tekad di sini.

Lalu mengapa perahu itu engkau tinggalkan. Memilih berlayar sendiri di samudera kehidupan.

Saudaraku, kami masih menunggu hadirmu, di sini di perahu kita ini.

Tidak ada komentar:

8 Tulisan Populer Pekan Ini