SELAMAT DATANG DI SITUS BLOG HADZIHI SABILI - JEHADEMUSA

Rabu, 05 September 2007

MAKALAH SEMINAR LITERATUR JHD (1)

Aktivitas Antioksidan Teh Cair Yang Berasal dari
Oregano, Thyme, dan Wild Thyme
Pendahuluan


Kesehatan adalah hal yang sangat penting dan utama dalam kehidupan manusia. Tanpa kesehatan yang baik apapun yang diperoleh menjadi tidak bermakna. Kesehatan dan makanan adalah dua hal yang sangat berkaitan antara satu dengan yang lainnya. Tanpa makanan, kesehatan tidak akan ada.

Sebagaimana kita ketahui bahwa banyak orang yang mengatakan bahwa “kita adalah apa yang kita makan”. Pernyataan ini oleh para ahli kimia makanan, ahli nutrisi/gizi, dan sebagainya telah banyak menemukan keterkaitan antara 'apa yang kita makan' dengan 'apa yang membuat kita sehat'.

Saat ini bahan makanan yang sedang 'hit' di pasaran adalah makanan yang mengandung antioksidan. Sudah banyak makanan dan minuman yang selalu mencantumkan kalimat "mengandung antioksidan". Berdasarkan penelitian-penelitian yang dilakukan oleh pakar biokimia atau kimia bahan alam, kapasitas antioksidan yang masuk ke dalam tubuh ternyata ada hubungan eratnya terhadap kandungan antioksidan dari suatu tumbuhan yang diolah dalam bentuk makanan. Inilah yang menjadi bahan utama yang disajikan dalam kajian-kajian tentang antioksidan dewasa ini. Keanekaragaman tumbuhan di dunia memungkinan potensi besar bagi pemanfaatannya menuju terwujudnya manusia yang sehat alami melalui antioksidan. 

Di dalam makalah ini akan dibahas tentang pemanfaatan tumbuhan tertentu yang memiliki zat antioksidan. Zat antioksidan tersebut dapat diolah lebih lanjut dalam bentuk zat yang terkandung dalam bahan makanan sehingga nantinya akan memiliki pengaruh terhadap kesehatan.

Hal yang paling inti dalam makalah ini adalah penelitian Tea Kulisic dkk dalam menganalisis kapasitas antioksidan dari tumbuhan famili Lamiaceae. Sesuai dengan telaah literatur yang dilakukannya, diperoleh adanya aktivitas antioksidan yang signifikan dari zat yang terdapat di dalam tumbuhan famili Lamiaceae tersebut.

Dari hasil kajian tentang keanekaragaman hayati, fakta menunjukkan bahwa Oregano merupakan satu famili (keluarga) dengan Thyme dan Wild Thyme. Masih berdasarkan penelitian sebelumnya, diperoleh bahwa tumbuhan famili Lamiaceae mengandung banyak polifenol. Hipotesis sederhana adalah tumbuhan Lamiaceae (khususnya oregano, thyme, dan wild thyme memiliki kandungan antioksidan yang baik)

Beberapa hal di atas melatar belakangi penelitian yang dilakukan Tea Kulisic dkk. Perlunya suatu penelitian lanjutan untuk mengetahui dan mengkaji lebih dalam tentang kandungan antioksidan dari ketiga tumbuhan tersebut.

Di dalam penelitian ini, peneliti bertujuan untuk menentukan aktivitas antioksidan teh cair yang berasal dari Oregano, Thyme, dan Wild Thyme.Aktivitas dari antioksidan yang terkandung di dalam ketiga jenis tumbuhan tersebut akan ditentukan dengan menggunakan 4 (empat) metoda.

Penelitian ini menggunakan metodologi yang beragam. Metoda untuk menentukan senyawa kimia polifenol secara kualitatif dan kuantitatif menggunakan Metoda Folin Ciocalteau,. Metoda ini merupakan metoda untuk menganalisis senyawa polifenol yang berada di dalam tumbuhan Oregano, Thyme, dan Wild Thyme.

Untuk mendukung fakta tentang keberadaans senyawa polifenol di dalam tumbuhan tersebut akan digunakan metoda kromatografi. Metoda kromatografi yang digunakan adalah metoda analisis HPLC-PDA (High Performance Liquid Chromatoghraphy – Photo Diode Array). Selanjutnya, untuk menentukan aktivitas antioksidan dari ketiga jenis tumbuhan tersebut, peneliti menggunakan 4 (empat) metoda yaitu :
- BCB Method (β-Carotene Bleaching Methode) atau Metoda Pemutihan β-karoten
- DPPH (2,2’-diphenyl-1-picrylhydrazil) Radical Scavenging Method (Metoda penangkapan Radikal DPPH)
- Thiobarbituric Acid Reactive Species Assay (TBARS Assay)
- Induction Period of Lard Oxidation assay (Rancimat Assay)



2 komentar:

kuekejuku mengatakan...

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Kak, nama saya Tita. Saya mahasiswi Farmasi Unhas dan sementara ini sedang menggila nyusun skripsi tentang Analisis Kualitatif dan kuantitatif senyawa polifenol.hehehe... tapi Polifenol yg akan sy analisis berasal dari fungi endofit genus paecilomyces sp yg diperoleh dari kulit buah kakao (Theobroma cacao. L). Saya ingin bertanya pd kk: Beda ya, K' analisis u/ sebuah sampel ekstrak dgn sampel isolat fungi?? Mohon bantuan kk u/ mendapatkan Link jurnal atau pustaka yg membahas tentang metode2 analisisnya polifenol cantumkan kk di blognya kk. Oiya..salam kenal, K'..

JHD Musa (jehademusa) mengatakan...

Waduh maaf, baru baca komen ini, hehe.
Kira-kira masih boleh jawab ngga ya?
Maaf.

8 Tulisan Populer Pekan Ini