SELAMAT DATANG DI SITUS BLOG HADZIHI SABILI - JEHADEMUSA

Selasa, 25 Desember 2012

Ucapkan Saja Selamat NATAL Untukku

Hingga pagi ini, saya mengamati timeline twitter dan juga facebook masih seputar ucapan selamat NATAL bagi saudara kita penganut Kristen, dua media jejaring sosial yang penggunanya sangat banyak. Aduh, saya heran mengapa sepusing itukah mereka berdebat hingga mengabaikan tatanan ukhuwah? Bagi saya pribadi, mari berlapang dada dengan apa yang kita yakini. Tidak perlu saling mencampuri pemikiran orang lain.

Ucapan selamat NATAL itu dapat berbeda makna dan tujuan bagi pengucapnya, begitulah saya memahaminya. Mengucapkan selamat NATAL berbeda dengan mengucapkan “Saya Bersaksi Bahwa Yesus Adalah Tuhan”, bukan! Akan tetapi saya tidak menyalahkan orang yang melarang mengucapkan selamat NATAL. Semua tergantung bagaimana pemahaman masing-masing dan intinya adalah bagaimana cara kita memelihara agama dan keyakinan kita masing-masing.

Sesungguhnya Allah telah menunjukkan dua jalan, jalan taqwa dan kefujuran, golongan kanan dan golongan kiri. Maka pilihlah sesuai kepantasan bagi dirimu.

Bagi saya pribadi, saya memang tetap melarang diri untuk mengucapkan SELAMAT NATAL bagi pemeluk kristen, toh dengan tidak mengucapkan “basa-basi” ucapan selamat itu saya juga tetap baik berhubungan dengan mereka dalam konteks persaudaraan sesama manusia. Apalagi jika ikut merayakan NATAL, saya sendiri sungguh tidak berkenan. Dan ini berlaku atas diri saya sendiri denga situasi yang saya alami sendiri. Setiap situasi dan kondisi akan berbeda cara memperlakuka NATALnya, beginilah ISLAM mengajarkan kita. Islam agama rahmat bagi seluruh alam. Allahu A’lam.

Ah, sudahlah, lebih baik ucapkan saja selamat NATAL untukku. NATAL bagi saya adalah Nongkrongin Abis ThesisproposAL. Maka ucapkanlah SELAMAT untukku. Ucapkanlah, ucapkan: SELAMAT NATAL ya Jul…


Tidak ada komentar:

8 Tulisan Populer Pekan Ini