SELAMAT DATANG DI SITUS BLOG HADZIHI SABILI - JEHADEMUSA

Sabtu, 26 Januari 2013

Kesalahan Teknis dan Kesalahan Prinsip

Dalam kehidupan sehari-hari, kita tidak pernah luput dari yang namanya kesalahan. Kebanyakan dari kita berdalih sesaat bahwa kesalahan yang terjadi itu disebabkan pada teknik atau cara atau prosedur melakukannya. Sehingga banyak juga yang menyebutnya sebagai “KESALAHAN TEKNIS”. Ya, kita akui banyak orang yang sok pandai dalam berprosedur atau berteknik yang mengakibatkan terjadinya kesalahan. Namun di sini kita harus pahami juga bahwa tidak semua kesalahan itu disebabkan oleh teknis saja. Ada kesalahan lain yang perlu kita sebutkan dan cari tahu lebih detil.


Kesalahan adalah suatu yang menyimpang dari kebenaran. Setiap penyimpangan dari kebenaran pada hakikatnya berwujud sebagai suatu masalah. Idealnya sebuah masalah harus diperbaiki atau dicarikan jalan keluarnya. Caranya adalah mencari akar masalahnya terlebih dahulu baru kemudian merumuskan solusi perbaikan (korektif) dan merumuskan upaya-upaya tertentu agar masalah yang persis sama atau serupa tidak terulang kembali (preventif). Mencari akar masalah adalah upaya untuk mengetahui titik kesalahan dan sumber kesalahan. Kesalahan apakah yang terjadi dan dari manakah ia bersumber, apa yang menyebabkannya. Orang-orang yang tidak mau berpikir panjang dan rumit, langsung saja menyebut bahwa kesalahannya disebabkan oleh teknik sehingga spontan menyebut “ah, itu kesalahan teknis.” Cara-cara seperti inilah yang seharusnya sudah kita jauhi, apalagi kita sebagai seorang yang terdidik.

Dari segi penyebab kesalahan, sebenarnya ada banyak sekali penyebabnya ya (lain waktu mungkin akan dibahas, kalau saya ada kesempatan). Di antara yang banyak itu, ada kesalahan yang disebabkan oleh prinsip, maksudnya adalah kesalahan yang disebabkan oleh salahnya manusia di dalam memahami dan mengaplikasikan prinsip. Prinsip adalah dasar berpikir dan dasar bertindak untuk melakukan sesuatu. Sedangka proses melakukan sesuatu itu sangat berkaitan dengan teknik. Di sini sudah jelas perbedaan titik kesalahannya, pada dasarkah atau pada proses? Jadi, untuk mengetahui penyebab kesalahan, kita harus mengetahui terlebih dahulu pada titik mana saja kesalahan itu terjadi. Apakah di titik “dasar berpikir”, “dasar bertindak”, atau di titik “proses melakukan”. Jika dua titik yang pertama (dasar berpikir dan dasar bertindak) sebagai penyebabnya maka pastikanlah itu sebagai kesalahan prinsip, bukan kesalahan teknis. Ya, bukan kesalahan teknis!

Setelah membaca tulisan ini, sepertinya kita sudah mampu membedakan dua jenis penyebab kesalahan di antara beberapa penyebab-penyebab lain. Mulai saat ini kita harus lebih hati-hati dalam berbicara apalagi bila itu dalam sebuah forum diskusi ilmiah yang mempertaruhkan nyawa akademik kita sendiri. Pikir dahulu apakah itu kesalahan teknis atau kesalahan prinsip. Yeahhh, selamat, mua hari ini semua warga teknik (termasuk mahasiswa dan alumni fakultas teknik, hehe) sudah merdeka dari kesalahan berkepanjangan!

Kesalahan teknis? Oh tidak!

Tidak ada komentar:

8 Tulisan Populer Pekan Ini