SELAMAT DATANG DI SITUS BLOG HADZIHI SABILI - JEHADEMUSA

Kamis, 03 Januari 2013

Kolega, Sahabat, dan Juga Guru

Bang Isra Maizal dan Uda Yuan Thohari + Mas Lei (Tidak Doyan Foto)
(They are my teachers, best friends, and colleagues)

Setelah lebih dua tahun bekerja (baca: “menderita”) di laboratorium (2009 – 2011), akhirnya saya dimutasikan ke bagian administrasi, kerennya boleh disebut sebagai Quality Assurance Staff atau juga lebih populer dikenal sebagai ISO Team di perusahaan tempat saya bergabung. Sejak 26 Juli 2011, saya sudah mulai berkantor di ruangan itu yakni di kantor penjaminan mutu, riset dan pengembangan. Alhamdulillah, hampir satu setengah tahun menjadi orang kantoran hingga hari ini 3 Januari 2013, berangkat pagi, istirahat siang, dan pulang sore. Begitulah dinamika hidup saya selama lima hari dalam sepekan, kecuali tanggal merah, ya pasti libur. Suka duka telah dialami, meski sukanya lebih banyak dari pada duka. Sekali lagi, alhamdulillah.

Ini tidak lain atas rahmat Allah dan oleh kebaikan orang-orang di sekitar saya. Setelah satu setengah tahun bersama, saya akhirnya mulai menganalisis beberapa orang manusia di dalam Quality Assurance Team ini, hingga saya meraih beberapa pokok-pokok kesimpulan yang akan saya paparkan secara singkat di dalam tulisan di bawah ini.

Pertama, saya memiliki kolega yang muda dan berjiwa muda, visioner, dan daya analisis yang tajam. Mereka lahir sebagai manusia yang serius tetapi pandai bercanda. Inilah yang membuat suasana kantor tidak beku. 

Kedua, saya dianugerahi para sahabat yang baik. Sejauh saya memahami, hingga saat ini saya tidak pernah celaka atau mendapati kerugian akibat perbuatan sengaja atau tidak sengaja dari mereka. Inilah yang membuat saya semakin yakin bahwa di kantor ini saya memiliki sahabat. Alangkah lebih saya setujui bila mereka disebut saudara.

Ketiga, saya juga berguru setiap saat kepada mereka. Keberuntungan bagi saya adalah memiliki guru yang siap mengajari saya di sela-sela kesibukan mereka mengurus pekerjaan masing-masing. Inilah yang membuat saya kadang bolak balik mendekati meja kerja mereka, berjalan dari meja kerja saya ke arah meja mereka, sembari bertanya sesuatu, apapun itu. Suatu yang mungkin mereka tidak amati tentang cara bagaimana saya berguru pada mereka dan memposisikan mereka setingkat di atas saya.

Pokoknya, saya di kantor memiliki kolega sekaligus sahabat. Senantiasa membimbing dan mengajari saya tentang banyak hal, tentang kantor dan non-kantor. Mereka adalah guru saya, serius, saya sedang berterus terang tentang apa yang saya alami dan rasakan. Alhamdulillah.

Ini catatan spesial buat Bang Isra Maizal (Seorang guru dan sahabat yang cerdas, taat, adaptif dan humoris. Tidak benar kalau beliau kolega saya, sebetulnya atasan saya), Uda Yuan Thohari (Seorang kolega, guru, dan sahabat yang terposisikan dirinya sebagai “uda kandung”, cerdas dan rendah hati, sederhana dan kreatif. Bagaimana menjadi pemaaf, belajarlah darinya), Mas Legiono (Seorang guru, sahabat, dan kolega yang solutif, berjiwa ke-Bapak-an (jika tak boleh menyebutnya ke-Ibu-an), cerdas dan solutif). Dan saya bersaksi bahwa mereka adalah orang-orang baik. Beruntunglah para muslimah dan orangtuanya  yang telah menerima lamaran mereka. Saya jamin!

---Duh, rasa kantuk sudah melanda, baik kita sudahi saja tulisan ini, lain waktu disambung---

Tidak ada komentar:

8 Tulisan Populer Pekan Ini