Bismillahirrahmanirrahim, ikhwatiy... Sembari mengisi kekosongan dan diamnya riang jiwa... Ini ada tulisan yang pernah ditulis saat Bulan Muharram tahun ini...(Namun sebelumnya pernah dipublikasikan lo...)
Antara Muharram dan Februari Di kala malam tiba, aku mencoba merenung sejenak. Meninggalkan sederetan kelelahan di siang hari. Angan dan fikirku menerobos awan emikiranku, hingga kutemukan sebuah pertanyaan : "Mengapa judul tulisan ini seperti di atas?" Mungkin aku harus lebih banyak belajar tentang bulan dan fungsinya, atau mungkin aku harus menilik segala kisah yang ada di dalamnya. Ya, itu jawaban yang pasti mendekati.
Muharram dan Februari sekilas sangat beda. Muharram anak kandung hijriyah sedangkan Februari anak kandung masehi, bukan anak siapa-siapa. Akan tetapi aku tetap bertahan pada proses fikirku yang dari tadi kurencanakan. Saudaraku seiman, apa yang kupikir tentang nasib dan keadaan kita di saat ini adalah apa yang akan kutulis disini.
Aku berusaha menuang dan akan menuang beberapa wacana di dalam gelas pandangan mata sang pembaca, anda sekalian, saudaraku seiman. Muharram dan februari, ada apa disana? Alhamdulillah, di antara kita tidak ada yang lupa tentang kisah heroik 1428 tahun yang lalu dalam hitungan hijriyah. Kalau pun ada yang lupa, mari kita ingat mandiri di kalbu pribadi. Disana ada cinta danpersaudaraan yang kental dalam suasan ukhuwah imaniyah. Bukan memperindah situasi melainkan memang begitulah fakta adanya. Perjuangan muhajirin dan keikhlasan anshar, kebenaran muhajirin dan keberuntungan anshar, tiada perlu diurai lagi sebab al-qur'an abadi telah mencetaknya.
Saudaraku, mungkinkah ada cinta dan persaudaraan itu disini, muharram tahun ini? Astaghfirullah, sebagian kita pasti ada yang sedang bergembira. Mereka bergembira bukan karena cinta dalam muharram. Mereka bersorak bukan karena sekerat makna ukhuwah dalam muharramnya hijriyah. tetapi ada kondisi spesial yang akan mereka jemput. Tiada lain, si Februarinya masehi milik valentine yang akan senantiasa menanti mereka dan mereka nanti tiap tahun. tiada terkecuali untuk tahun ini. Ada apa ini? Oh tidak, ada juga cinta di dalam februari. ada senyum valentine melebar mempesona. Sasarannya mungkin kita, mungkin siapapun, bahkan semua yang mungkin pasti mungkin dan pasti. Cinta syaithani! benar cinta yang menyamar menjadi cinta sebagi penghibur dan penipu bagi kalbu yang lalai.
Saudaraku, bila kejernihan mata hati terbit dalam hidup kita, kita pasti mencari cinta dan ukhuwah berlandas Islam. Tentu saja Allah pasti tersenyum pada kita. Muharram penjelas dan penjernih makan cinta dan persaudaraan hakiki. Bukan yang lain.
(Written at Padang, 8 Januari 2007, Jul Hasratman Daeli)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
8 Tulisan Populer Pekan Ini
-
Saya akan mencoba menjelaskan perbedaan antara AUDITEE, GUIDE, AUDIT TEAM dan OBSERVER di dalam dunia audit sistem manajemen. AUDIT...
-
Jika sebuah judul sebuah tulisan berbentuk kalimat tanya maka otomatis isi tulisannya adalah memberi jawaban. Ini tentang pilihan antara ...
-
Awalnya saya juga tidak mengetahui apa itu eko enzim, mungkin sebagian besar pembaca yang memang tidak punya hobi membaca dan jarang berse...
-
Terus terang, saya ini adalah orang yang anti rokok. Jika saya anti rokok maka secara otomatis juga kurang senang berdekatan dengan par...
-
Pengantar Sudah menjadi kewajiban setiap perusahaan menyelenggarakan pelatihan dan edukasi internal Sistem Jaminan Halal (SJH) setida...
-
Enzimologi adalah ilmu yang mempelajari tentang enzim. Segala sesuatu yang berhubungan dengan enzim akan dikupas tuntas dalam enzimologi. B...
-
Kabar bahagia di periode tahun 2015/2016 untuk saya. Alhamdulillah. Ini semua bukanlah karena kehebatan diri. Kekuasaan Allah yang membola...
-
Sahabat, saudaraku, mari mempersiapkan diri untuk berprestasi lebih banyak... Kita adalah generasi penerus harapan umat. Kita adalah ge...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar