Baca juga tulisan sebelumnya, klik di sini
Serangkaian teori-teori yang memusingkan lahir dan bathin adalah momok bagi kita. Walaupun demikian adanya, kita berharap bahwa tulisan kali ini bukanlah teori yang semisal itu. Andaikan ini sebuah teori, maka marilah kita membuka pikiran dan mata hati kita sejenak. Minimal berpikir bahwa ini bukan teori statis melainkan sebuah teori yang realistis dan dinamis.
Amal-amal BPW perlu kita arahkan sedemikian rupa sehingga mencapai hasil yang maksimal. What are we going to do???
Pertama, lakukan pengokohan kepengurusan BPW. Pahamkan bahwa BPW adalah salah satu pilar utama barisan jama’ah dakwah kampus. BPW harus benar-benar dipandang sebagai wajihah kaderisasi. Dengan adanya pemahaman seperti itu, maka akan tercipta sebuah stabilitas organisasi hingga kepengurusannya itu berakhir.
Kedua, lakukan konsolidasi terhadap warga wisma. Kegiatan ini dapat berbentuk jaulah wisma, kegiatan silaturrahim, dan sebagainya. Melalui konsolidasi yang dilakukan BPW terhadap warganya akan lahir sebuah apresiasi dan pengakuan dari warga wisma terhadap amal-amal BPW. Lahir pernyataan bahwa BPW memang ada dan selalu bergerak dinamis.
Ketiga, lakukan monitoring dan evaluasi (monev). Dengan adanya monitoring akan mendorong kontinuitas kerja struktural masing-masing wisma, baik berupa program maupun manajemen wisma. Evaluasi akan berfungsi sebagai alat untuk menilai prestasi ‘amal masa lalu untuk menuju prestasi ‘amal masa depan yang lebih baik.
Perlu diingat bahwa apa yang telah dituliskan di atas adalah secara garis besar saja. “Marhalah bukanlah menaiki tangga melainkan upaya untuk menyusun batu-batu pembangun tangga…”.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
8 Tulisan Populer Pekan Ini
-
Saya akan mencoba menjelaskan perbedaan antara AUDITEE, GUIDE, AUDIT TEAM dan OBSERVER di dalam dunia audit sistem manajemen. AUDIT...
-
Pengantar Sudah menjadi kewajiban setiap perusahaan menyelenggarakan pelatihan dan edukasi internal Sistem Jaminan Halal (SJH) setida...
-
Sudah lama tidak menulis di Blog ini. Saya sedang fokus melakukan pengembangan diri dan peningkatan kompetensi profesional dan keahlian saya...
-
Hari ini, tepat di pagi ini, kita hadir di Masjid Ar Rahman, masjid yang kita cintai ini, untuk menunaikan Shalat Idul Fitri, setela...
-
Hidup ini adalah senda gurau, sandiwara dan permainan. Namun bukan pula berarti itu bahwa ia adalah hampa dari tanda-tanda dan tanpa perlu...
-
Saya yakin banyak di antara kita yang menyukai murattal. Irama yang mudah diikuti. Tidak terlalu cepat dan tidak terlalu lambat. Bacaan ini...
-
Bagaimanapun juga caranya, amat sulit untuk mengonversi huruf dari bahasa Arab (baca: Al Qur’an) menjadi huruf latin (baca: Indonesia)...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar